NADIKABAR.COM β€” Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai perlu ada integrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk meningkatkan keterlibatan UMKM, s​​​erta memastikan belanja pemerintah memberikan dampak lebih besar terhadap perekonomian lokal.

Rekomendasi tersebut disampaikan berdasarkan kajian lembaga itu mengenai keterlibatan UMKM dalam ekosistem MBG dan KDKMP melalui survei terhadap 1.806 responden di berbagai wilayah Indonesia pada Agustus 2026.

Kajian itu menunjukkan bahwa jangkauan program MBG dan KDKMP belum diikuti oleh keterlibatan UMKM secara luas dalam rantai pasok, sehingga manfaat kedua program tersebut bagi UMKM belum optimal, demikian hasil kajian Indef yang diterima di Jakarta, Selasa.

Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 97 persen responden mengenal MBG dan program tersebut telah hadir di 92 persen desa/kelurahan responden. Namun, hanya 5 persen UMKM formal dan 1 persen UMKM informal yang telah bermitra atau sedang menjajaki kemitraan.

β€œSekitar 80 persen UMKM belum melihat peluang usaha baru yang tercipta dari kedua program tersebut. Mengindikasikan rendahnya efek pengganda (multiplier effect) dari program ini,” tulis laporan tersebut.