Menurutnya, pembangunan institusi khusus seperti kampus Kuantum-AI di Amaravati dapat mengisi celah tim redaksi riset teknologi mendalam dan kebutuhan sumber daya manusia yang siap bekerja di industri.
Agar mampu bersaing secara global, ia menilai pusat-pusat pendidikan tersebut perlu memiliki keterhubungan erat dengan industri manufaktur, perusahaan desain chip, dan perusahaan rintisan.
"Dengan demikian, hasil penelitian tingkat lanjut dapat lebih cepat diterjemahkan menjadi teknologi yang layak secara komersial sekaligus memperkuat kemandirian teknologi India," ujarnya pada NDTV.
Selain proyek kampus kuantum-AI di Amaravati, NIELIT berencana bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk IIT Tirupati, IIIT Sri City, Andhra University, serta berbagai institusi JNTU, dalam penyelenggaraan program akademik, riset, dan pengembangan teknologi.
Proyek tersebut juga sejalan dengan tiga agenda besar teknologi nasional India, yakni National Quantum Mission, IndiaAI Mission, dan India Semiconductor Mission.