Ia menyoroti bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah yang bisa dikembangkan menjadi tenaga listrik dari energi baru dan terbarukan.
Oleh karena itu, untuk mewujudkan ketahanan energi, pemerintah menetapkan sejumlah target ambisius.
βPemerintah harus menyediakan listrik, energi untuk rakyatnya. Sehingga mereka bisa menerangi rumah, sehingga anak-anak bisa belajar pada malam hari, sehingga rumah sakit dan klinik di daerah terpencil teraliri listrik saat mereka membutuhkannya,β ucap Hashim.
Pemerintah menargetkan penetapan tapak pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia pada 2026 atau paling lambat 2027 sebagai bagian dari pengembangan energi baru dan terbarukan.