Sugiono menyampaikan bahwa MIKTA harus mampu menjadi jembatan di tengah perbedaan kekuatan global serta menjadi pendorong kerja sama konkret antarbangsa.

Selain MIKTA, Indonesia juga hadir dalam Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN–Pacific Alliance bersama Meksiko, Kolombia, Peru, dan Chile.

Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan kemitraan antarkawasan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, pariwisata, digitalisasi, dan pengembangan kota pintar (smart cities).

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB resmi dibuka di New York pada 8 September. Menlu Bangladesh Khalilur Rahman terpilih sebagai presiden Majelis Umum PBB untuk masa sidang kali ini, menggantikan mantan menlu Jerman Annalena Baerbock.

Sesi kali ini mengusung tema "Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua". Sesi Debat Umum Majelis Umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September.