NADIKABAR.COM — Tim menembak Indonesia mengamankan medali perunggu dari 25 meter Rapid Fire beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi Prefectural General Shooting Gallery, Toyota, Jepang, Kamis.
Indonesia yang diperkuat Aris Febrianto, Dewa Putu Yadi Suteja, dan Muhammad Fawwaz Aditia Farrel mengumpulkan total poin 1.720-36x, demikian catatan Asian Games.
Sementara, medali emas didapatkan oleh tim Korea Selatan yang diperkuat Yoon Seoyeong, Song Jong-ho, dan Lee Gunhyeok. Mereka mencetak total poin 1749-64x.
Tim China yang diperkuat oleh Su Lianbofan, He Shiyu dan Yang Yuhao meraih medali perak dengan mengemas total poin 1740-53x.
Pada sesi awal pertandingan, ketiga penembak Indonesia tampil solid dan sangat tenang. Mereka berhasil menjaga torehan poin tetap berada di papan atas untuk bersaing ketat dengan tim-tim kuat lain Asia, seperti China, Korea Selatan, Vietnam, dan India.
A post shared by PB PERBAKIN (ISHA) (@perbakinofficial)
Titik krusial jalannya pertandingan terjadi pada seri kecepatan penuh, yaitu saat para atlet hanya diberi waktu empat detik saja untuk mengeksekusi lima tembakan pada lima target berbeda.
Hingga tembakan peluru terakhir dilepaskan, perolehan skor terus berjalan ketat di papan pengumuman digital. Indonesia akhirnya berhasil menyentuh total skor kumulatif 1.720 poin.
Ketangguhan tim Indonesia dipastikan lewat catatan 36 kali tembakan tepat di lingkaran terdalam (36 inner tens/x). Angka ini mengunci posisi aman bagi Indonesia di peringkat ketiga (medali perunggu), sekaligus mematahkan perlawanan dari negara kuat lainnya.
Pencapaian itu menjadi medali ke-33 bagi kontingen Indonesia dalam Asian Games 2026, sekaligus medali kedua yang sukses dipersembahkan oleh cabang olahraga menembak.