Ia menyebut hari-hari tanpa hujan pada 2026 dinilai lebih parah dibandingkan 2023. Kalimantan dan Papua menghadapi risiko tinggi kebakaran hutan dan lahan, sedangkan Jawa berisiko mengalami penurunan produksi padi.
Namun, wilayah pegunungan seperti Bogor dan Bandung tetap berpotensi mengalami hujan ekstrem, banjir, dan longsor pada Desember 2026 hingga Februari 2027. Proyeksi 14 model NASA juga menunjukkan potensi kekeringan dapat berlanjut hingga 2027–2028.
Webinar tersebut diikuti perwakilan Kementerian Luar Negeri, BRIN, Pushidrosal, BNPB, BMKG, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemenko Pangan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku.
Forum juga melibatkan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi Indonesia serta Scripps, U.S. Office of Naval Research, dan University of Hawaii. Dalam pertemuan itu, peserta menyepakati dua prioritas riset, yakni pengoperasian underwater glider di utara Papua serta studi percampuran air laut dan internal tide di Selat Makassar.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengubah data laut dan iklim menjadi sistem peringatan dini El Niño serta mendukung langkah konkret untuk melindungi masyarakat Indonesia dari dampaknya.