Proyek tersebut merupakan upaya pemerintah membuktikan konsep pemakaian pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di wilayah terpencil dan menggunakan hidrogen sebagai penyimpanan energinya.

Eniya meyakini pemanfaatan hidrogen dapat meningkatkan ketahanan energi Indonesia, dari yang semula berada di posisi tahan dengan nilai 7 dari 10, bisa menjadi semakin tahan dengan nilai 8 dari 10.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan pengembangan ekosistem hidrogen membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, industri, lembaga riset, perguruan tinggi, dan mitra internasional.