NADIKABAR.COM — Kekayaan budaya Indonesia dapat menjadi sumber bagi industri kreatif global. Namun, mengubah cerita dan karakter lokal menjadi produk bernilai komersial membutuhkan kemampuan mengembangkan karya, menjangkau pasar, dan memastikan penciptanya memperoleh manfaat ekonomi.
Peluncuran Indonesia-India Creative Tech Corridor di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Jawa Timur, pada 24 Oktober 2026 membuka peluang untuk memperkuat proses tersebut.
Koridor ini menghubungkan talenta dan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) Indonesia dengan teknologi serta kapasitas produksi audiovisual India, termasuk melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI).