Selain tambahan emas boccia, Indonesia juga meraih satu perak pada hari terakhir melalui tim para angkat berat beregu campuran yang diperkuat Ni Nengah Widiasih, Hilman, dan Abdul Hadi.

Dalam klasemen akhir, Indonesia berada tepat di bawah Thailand yang menempati posisi ketujuh dengan 19 emas, 40 perak, dan 66 perunggu.

China memastikan gelar juara umum dengan 207 emas, 117 perak, dan 111 perunggu, diikuti tuan rumah Jepang dengan 64 emas, 60 perak, dan 62 perunggu. Uzbekistan melengkapi tiga besar dengan 45 emas, 49 perak, dan 51 perunggu.

Meski melampaui target pemerintah, pencapaian Indonesia di Nagoya masih berada di bawah hasil Asian Para Games Hangzhou 2022 ketika kontingen Merah Putih menempati peringkat kelima dengan 29 emas, 30 perak, dan 37 perunggu.

Pada Asian Para Games 2026, Indonesia menurunkan 103 atlet yang bertanding dalam 12 cabang olahraga. Salah satu cabang andalan Indonesia, para catur, tidak dipertandingkan pada edisi kali ini.