Para peserta diminta mengabadikan keindahan bawah laut menggunakan kamera tanpa mengganggu ataupun merusak ekosistem yang menjadi objek karya mereka.

"Kejuaraan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga tentang konservasi koral. Oleh karena itu, saya berharap para peserta berhati-hati dengan kamera ketika berada di bawah air dan tetap menjaga lingkungan," ujar Sabuncuoglu.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk mempersiapkan seluruh peralatan sebelum melakukan penyelaman agar dapat menghasilkan karya terbaik.

"Sebelum menyelam, saya berharap kalian mempersiapkan semuanya dengan baik dan menghasilkan foto terbaik. Dengan demikian, ketika pulang nanti, kalian tidak hanya membawa hasil kompetisi, tetapi juga pengalaman berkesan dan menarik dari Indonesia," katanya.

Penyelenggaraan kejuaraan dunia ini diharapkan memberikan dampak lebih luas bagi Indonesia. Selain memperkenalkan kekayaan bawah laut, ajang tersebut turut mempromosikan Pemuteran sebagai destinasi selam, mendorong perkembangan sport tourism dan industri olahraga, serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut untuk generasi mendatang.