Kebakaran itu terutama terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Riau, Sumatera Selatan dan Lampung, termasuk di area hutan lindung, hutan konservasi, taman nasional dan cagar hutan.

Lebih dari 12,5 juta orang di tujuh provinsi di Indonesia itu telah terpapar kabut asap, dan infeksi pernapasan yang terkait dengan kebakaran meningkat menjadi 113.336 kasus per 9 September.

Selain di Indonesia, selama sebulan terakhir, Kuching , Kuala Lumpur dan Singapura juga sering masuk dalam kota-kota besar paling tercemar di dunia saat kabut asap kebakaran hutan mempengaruhi kawasan ini.

Pemerintah telah menempatkan 53 pesawat di enam provinsi prioritas. Sebanyak 34 pesawat di antaranya ditugaskan untuk pengeboman air dan 19 unit lainnya untuk patroli udara serta Operasi Modifikasi Cuaca.

Dalam mitigasi bencana ini, Jepang telah mengirimkan tiga helikopter CH-47 Chinook bersama sekitar 180 personel untuk memperkuat penanggulangan udara di Kalimantan Barat.