Kawasan Segitiga Terumbu Karang mencakup enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste, dengan wilayah laut seluas lebih dari enam juta kilometer persegi.
Sedangkan luas area terumbu karang di kawasan tersebut diperkirakan mencapai 75.000 kilometer persegi. Indonesia memiliki sekitar 60.000 kilometer persegi terumbu karang, menjadikannya negara dengan cakupan terumbu karang terbesar di kawasan tersebut.
Kawasan itu menjadi habitat lebih dari 3.000 spesies ikan karang dan sekitar 76 persen spesies terumbu karang dunia.
Lebih dari 120 juta penduduk di kawasan tersebut bergantung langsung pada laut untuk memenuhi kebutuhan pangan dan menopang kehidupan mereka.
Setiap tahunnya, potensi nilai ekonomi di daerah itu diperkirakan mencapai 3 miliar dolar AS (sekitar Rp54,22 triliun) di sektor perikanan terumbu karang, 1,5 miliar dolar AS (Rp27,11 triliun) di sektor perikanan tuna, serta 12 miliar dolar AS (Rp216,89 triliun) di sektor pariwisata alam.
Selain menopang ekonomi, terumbu karang juga berperan sebagai benteng alami yang melindungi sekitar 26 juta penduduk pesisir dari gelombang laut dan badai.