Indonesia telah berpengalaman dalam menjalin dan mengelola kemitraan internasional terkait konservasi terumbu karang sebelumnya.

Coral Reef Rehabilitation and Management Program - Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI) yang ditutup pada 2022 memperoleh dukungan pinjaman Bank Dunia sebesar 47,38 juta dolar AS (Rp856,35 miliar), hibah Global Environment Facility (GEF) 10 juta dolar AS (Rp180,74 miliar), serta kontribusi pemerintah Indonesia 5,74 juta dolar AS (Rp103,74 miliar).

Program tersebut kemudian dilanjutkan dengan Oceans for Prosperity Program atau Program Laut untuk Kesejahteraan (LAUTRA) senilai 210 juta dolar AS (Rp3,79 triliun).

Program yang dikelola KKP bersama Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) tersebut diarahkan untuk memperkuat 8,3 juta hektare kawasan konservasi maritim di 11 provinsi.

LAUTRA juga mendapat dukungan hibah dari PROBLUE Multi-Donor Trust Fund sebesar 5 juta dolar AS (Rp90,37 miliar) dan Pemerintah Kanada sebesar 7,3 juta dolar AS (Rp131,94 miliar).