NADIKABAR.COM — Sufyan Saori dan Vanza Mifthahul Jannah membuat Indonesia menambah dua medali perunggu dari para balap sepeda pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Senin.

Berkompetisi di Izu Velodrome, Shizuoka, Jepang, Sufyan meraih perunggu pada nomor Men’s C4-5 1000 meter time trial, sementara Vanza menyumbangkan medali perunggu dari nomor Women’s B 4000 meter individual pursuit.

Sufyan menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 8,166 detik pada babak final, di belakang Zuhairie Ahmad Tarmiziz dari Malaysia yang meraih posisi pertama dengan waktu 1 menit 5,361 detik dan Jaturong Niwanti dari Thailand yang mencatatkan waktu 1 menit 7,206 detik.

Hasil tersebut mengukuhkan posisi Sufyan di peringkat ketiga setelah juga menempati urutan yang sama pada babak kualifikasi dengan waktu 1 menit 8,373 detik.

Sementara itu, Vanza meraih medali perunggu Women’s B 4000 meter individual pursuit setelah menyelesaikan babak final dengan 5 menit 12,949 detik, mengungguli pesaingnya dari Kazakhstan, Zhuldyz Zakhra.

Vanza sebelumnya menempati posisi ketiga pada babak kualifikasi dengan waktu 5 menit 5,314 detik.

Tapi, dua atlet Indonesia lain gagal menyumbangkan medali. Mereka adalah Tifan Abid Alana pada nomor Men’s C1-2 3000 meter individual pursuit dan Nur Fendi pada nomor Men’s B 4000 meter individual pursuit.

Tifan menempati posisi keempat pada babak kualifikasi dengan catatan waktu 3 menit 53,340 detik. Pada final, ia mencatat waktu 3 menit 53,552 detik di belakang atlet Malaysia, Mohamad Yusof Hafizi Shaharuddin, yang membukukan waktu 3 menit 52,930 detik.

Nur Fendi juga berada di posisi keempat pada babak kualifikasi dengan waktu 4 menit 38,546 detik. Pada babak final, ia finis dengan 4 menit 46,683 detik, sementara pesaingnya dari Kazakhstan, Kirill Ilyukevich, memiliki catatan waktu lebih baik 4 menit 40,035 detik.