Meski tidak ada kesepakatan (MoU) bilateral antara Indonesia dan negara lain yang disepakati dalam pertemuan tersebut, Suntana mengaku Indonesia mendukung pembentukan "platform" kerja sama global yang diinisiasi China dalam GSTF 2026 tersebut.
"Ada pernyataan bersama dari para kementerian negara yang mengurus transportasi dan hal itu akan kita jadikan pedoman untuk langkah tindak lanjut kerja sama baik antarnegara, maupun multilateral dalam APEC misalnya, jadi kita bisa belajar kemajuan bidang transportasi negara lain," jelas Suntana.
Selain menghadiri GSTF 2026, Suntana juga memimpin delegasi Indonesia untuk menghadiri "The 12th APEC Transportation Ministerial Meeting". Dia menyampaikan upaya dan capaian yang dilakukan oleh Indonesia dalam penerapan teknologi baru dalam rangka mewujudkan transformasi digital di bidang transportasi.
Dalam pertemuan tersebut, Suntana juga menyampaikan permintaan dukungan dari anggota APEC terhadap pencalonan Indonesia sebagai anggota dewan International Civil Aviation Organization (ICAO) Part III dalam pemilihan ICAO (Extraordinary) Assembly ke-43 yang akan diselenggarakan pada November 2026. ICAO adalah organisasi penerbangan sipil internasional sebagai badan khusus PBB.
Pertemuan para menteri transportasi anggota APEC itu juga mengesahkan "Joint Ministerial Statement" yang secara khusus memperkuat dan menegaskan komitmen anggota APEC dalam mendukung kemajuan teknologi digital pada sektor transportasi untuk membangun sistem transportasi dan konektivitas yang tangguh, inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.
Dalam keterangan tertulis Kementerian Perhubungan terkait acara tersebut, disampaikan bahwa Indonesia telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk mendorong dekarbonisasi transportasi dan mobilitas perkotaan, seperti elektrifikasi kendaraan, pengembangan MRT, LRT, BRT dan integrasi transportasi di Jabodetabek.
Kebijakan tersebut ditujukan untuk mendorong transportasi multimodal dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dalam upaya menurunkan kemacetan lalu lintas.