Ia mengatakan bertambahnya tim dari berbagai kawasan, seperti India, Nepal, Bangladesh, dan Amerika Utara, membuat persaingan semakin sulit diprediksi, khususnya terkait lokasi pendaratan dan pola rotasi tim.
AFM mencontohkan Esports World Cup (EWC) tahun sebelumnya ketika dua tim India melaju ke Grand Final, yang tidak banyak diperkirakan sebelumnya.
Menurut dia, kejutan serupa berpotensi terjadi di FFWS Global Finals 2026 dan dapat menyulitkan tim-tim unggulan, termasuk ONIC, RRQ Kazu, dan Bigetron.
"Contoh paling sederhana adalah EWC tahun lalu. Dua tim India lolos ke Grand Final, padahal sebelumnya tidak banyak yang memperkirakan hal itu. Bisa saja ONIC, RRQ, atau BTR nantinya kewalahan menghadapi mereka," ujar AFM.