NADIKABAR.COM — Para pelatih dari tiga tim wakil Indonesia mewaspadai persaingan yang semakin ketat dalam Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2026 mulai 6 November di Bangkok, Thailand, menyusul penerapan format baru 24 tim.

Ketiga wakil Indonesia, yakni Bigetron by Vitality, ONIC, dan RRQ Kazu, menilai penambahan jumlah peserta menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam membaca strategi, menentukan lokasi pendaratan, dan mengantisipasi pergerakan lawan dari berbagai kawasan.

"Secara spesifik, ada XProjekt dari MENA. Mereka sekarang sedang menjalani bootcamp atau latihan di Indonesia. Kami memiliki dua drop zone yang bersamaan dan berpotensi berhadapan langsung dengan tim tersebut. Win rate kami masih 50 persen, jadi itu yang menjadi perhatian," kata Pelatih Bigetron by Vitality Chris Jo dalam acara pelepasan wakil Indonesia untuk FFWS Global Finals 2026 di Jakarta, Jumat.

Pelatih ONIC Ahmad "AFM" Fadly Masturoh menilai format 24 tim menjadi tantangan karena merupakan pengalaman pertama kompetisi global menggunakan jumlah peserta sebanyak itu.