β€œMemburuknya sentimen risk off tersebut mendorong penguatan dolar AS serta tekanan arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan yield obligasi,” kata Erwin.

Meski begitu, menurutnya, pergerakan rupiah secara umum masih sejalan dengan pergerakan mata uang kawasan (regional), dengan pelemahan terbatas secara quarter-to-date (QTD) sebesar 0,17 persen.

Adapun cadangan devisa tercatat terjaga di level 146,3 miliar dolar AS pada akhir September 2026.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis bergerak melemah 45 poin atau 0,25 persen menjadi Rp17.948 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.903 per dolar AS.