“Kami berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat kapasitas mentor lokal, membuka peluang kolaborasi lintas wilayah, serta mendorong UMKM yang dipimpin perempuan untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha melalui teknologi digital,” kata Adi.

Ia juga mengatakan sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas, dan mitra pembangunan penting dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

Melalui DEWY, Pemerintah Inggris dan BRI Research Institute kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara komunitas UMKM, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan mitra ekosistem dalam mendorong pemberdayaan digital yang inklusif.

Acara puncak DEWY di tahun ini juga menandai awal keberlanjutan jejaring pertukaran pengetahuan dan pendampingan, yang memungkinkan para pengusaha perempuan untuk terus saling mendukung, mengadopsi teknologi digital, serta memperluas peluang usaha mereka.