Sanksi tersebut mencakup delapan orang yang terlibat dalam "penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, dan perlakuan buruk" terhadap warga sipil Ukraina, menurut pernyataan itu.

Pernyataan itu menambahkan bahwa tujuh individu lainnya menjadi sasaran sanksi karena peran mereka dalam "indoktrinasi dan militerisasi" anak-anak Ukraina, termasuk mereka yang dideportasi oleh pihak berwenang Rusia.

"Kami menargetkan sumber pendapatan yang menopang agresi Rusia sekaligus para pelaku kejahatan keji terhadap warga sipil Ukraina, termasuk anak-anak. Inggris tidak akan goyah dalam memberikan dukungan bagi Ukraina," kata Menteri Urusan Eropa, Lord Wood of Anfield, dalam pernyataan tersebut.