Dalam beberapa kesempatan, ancaman serangan dari pesawat MiG memaksa jet-jet tempur AS membuang muatan bom mereka sebelum sampai ke target agar dapat melakukan manuver bertahan atau meloloskan diri.
Akhirnya, Komandan Pasukan AS di Vietnam, Jenderal William C. Westmoreland, menilai bahwa strategi penahapan bertahap tidak efektif dan mengusulkan perubahan strategi.
Pangkalan udara MiG (MIG air bases), fasilitas pendukung, serta armada jet tempur Vietnam Utara direkomendasikan untuk dihancurkan secara langsung dalam serangan udara.
Selain itu, AS memberikan kebebasan bagi komandan militer di lapangan untuk menyerang jalur logistik dan target musuh di area pertempuran tanpa pembatasan yang menghambat.