Untuk menjalankan komitmen tersebut, INKA terus berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter dalam menindaklanjuti hasil pengecekan rangkaian. Catatan teknis dan kondisi sarana di lapangan menjadi dasar untuk menentukan penanganan yang diperlukan, termasuk pemeriksaan lanjutan, perbaikan, serta penyempurnaan sesuai hasil evaluasi bersama.

Nanang menegaskan bahwa tindak lanjut tersebut perlu disertai pemeriksaan dan pengujian untuk memverifikasi hasil penanganan. Dengan demikian, penyelesaian pekerjaan teknis memiliki dasar yang dapat diperiksa kesesuaiannya dengan persyaratan yang berlaku.

"Tanggung jawab kami sebagai manufaktur mencakup tindak lanjut atas kinerja produk setelah digunakan dalam pelayanan. Kami akan terus bekerja bersama operator untuk menindaklanjuti temuan, memverifikasi hasil penanganan, dan memastikan setiap langkah penyempurnaan mengacu pada persyaratan teknis yang harus dipenuhi," katanya.

INKA memahami bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan KRL menuntut ketersediaan sarana yang andal. Karena itu, upaya mempercepat penanganan harus berjalan bersama dengan disiplin pemeriksaan, pengujian, dan pemenuhan ketentuan keselamatan.