Ia menambahkan digitalisasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan rantai pasok dan sistem pembayaran antardaerah serta antarkoperasi.

"Tujuannya agar anggota bisa berbisnis lebih cepat dan konsisten, sehingga secara finansial mereka semakin kuat dan sejahtera," katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Makro Ruli Nuryanto mengatakan Kementerian Koperasi mendukung pengembangan INKOPPAS Link sebagai bagian dari transformasi digital koperasi dan pedagang pasar rakyat.

Ruli mengatakan program tersebut perlu diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi anggota, bukan hanya berhenti pada tahap peluncuran.

"Kami tentu berharap INKOPPAS Link ini benar-benar memberi manfaat bagi anggotanya, tidak hanya meriah saat peluncuran," kata Ruli yang hadir mewakili Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Menurut Ruli, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu pedagang memperluas jangkauan konsumen melalui integrasi dengan aplikasi perpesanan, WhatsApp Business maupun media sosial.

Ia mengatakan INKOPPAS Link juga berpotensi dikembangkan dengan layanan pengiriman lokal dan ojek daring sehingga pedagang dapat melayani pemesanan barang dari konsumen tanpa harus datang langsung ke pasar.