NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Keuangan Juda Agung buka suara soal insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur MBG. Menurutnya, pemberian insentif harus juga mempertimbangkan kapasitas masing-masing SPPG.

Tidak semua SPPG bisa mendapatkan jumlah insentif yang sama. Dia mencontohkan, SPPG dengan kapasitas 500 porsi tidak seharusnya mendapatkan insentif yang sama dengan SPPG yang melayani hingga 3.000 porsi.

"Ya masa kalau 500 (porsi) versus yang satunya, 3.000 (porsi) insentifnya sama? Mestinya tidak," kata Juda saat Media Gathering di Bogor, Kamis (1/10/2026).