Pencapaian lain selama pelayaran tersebut adalah sebuah pelampung laut buatan dalam negeri China bernama Zhigan, yang untuk pertama kalinya memungkinkan peralatan survei China memegang kendali penuh atas pengumpulan dan transmisi data. Karena kecepatan dan kualitas transmisinya memenuhi persyaratan praktis dalam uji coba, pelampung ini menawarkan alternatif bagi penggunaan satelit internasional yang selama ini lazim dipakai untuk transmisi data pengindraan samudra secara waktu nyata (real-time)
Zhang Meng, anggota ekspedisi sekaligus penguji di lokasi, mengatakan bahwa kapal Jidi telah mengirim dan menerima lebih dari 300 berkas dengan total data lebih dari 100 gigabita serta mendukung lebih dari 40 konsultasi video selama pelayaran tersebut."Uji komunikasi ini telah membantu mengatasi isolasi informasi, yang menjadi tantangan dalam ekspedisi kutub, serta memverifikasi dukungan komunikasi sepanjang pelayaran berbasis internet satelit China ," ujar Zhang.