Kuat rutin melaporkan LHKPN miliknya sejak menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni pada 31 Desember 2018 silam. Kala itu hartanya sebesar Rp 886.299.782.
Pada 31 Desember 2019 hartanya naik menjadi Rp 1.137.299.782. Selanjutnya pada 31 Desember 2020 hartanya menjadi Rp 1.485.609.867. Selama empat tahun kemudian, dia tak melaporkan hartanya lagi.
Pada 2024, Kuat kembali melaporkan hartanya saat menjabat sebagai Warek II Bidang Umum dan Keuangan Unsoed, Pada tahun itu hartanya mencapai Rp 1.942.876.700.
Selama menjabat sebagai Warek II Unsoed ini, Kuat mencatat harta tanah dan bangunan senilai Rp 620 juta. Rinciannya tanah dan bangunan seluas 250 m2/100 m2 di Banyumas hasil sendiri Rp 360 juta, serta tanah dan bangunan seluas 130 m2/90 m2 di Banyumas hasil sendiri Rp 260 juta.
Dia tercatat memiliki sejumlah alat transportasi berupa Toyota mini bus tahun 2017 Rp 240 juta, Honda HRV 1,5 SE tahun 2020 Rp 290 juta, Yamaha Aerox tahun 2021 Rp 22 juta, Honda Scoopy 110 tahun 2021 Rp 15 juta, Toyora Yaris 1,5 S CVT tahun 2021 Rp 250 juta.
Kuat tercatat tidak memiliki utang. Sehingga total hartanya Rp 1.942.876.700.