"Saya temukan kemarin pagi, kita sudah laporkan ke himpunan. Karena kami jadi tidak bisa melaut sejak ditemukan ceceran limbah ini," kata Syafi'i kepada NadiKabar, Rabu (26/8/2026).
Cairan minyak berbentuk butiran hitam kecokelatan yang diduga oil spill ini ditemukan di sepanjang pesisir Pantai Cemarajaya. Bahkan menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga.
"Kalau kandungan material ini belum diketahui secara pasti. Yang jelas material butiran coklat kehitaman ini diduga oil spill, kami khawatir itu membahayakan kesehatan masyarakat, bahkan juga kami tidak bisa melaut," kata dia.
Syafi'i menjelaskan, butiran diduga oil spill ditemukan di sepanjang pesisir Pantai Pisangan hingga Cemarajaya. "Kemarin jumlah nya banyak. Cemaran ditemukan mulai dari Pantai Pisangan sampai sini (Camarajaya), tapi kemarin sore air pasang, jadi mungkin terbawa ombak," paparnya.
Sementara itu, Manajer Communication, Relations & CID Regional Jawa PT Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) Pinto Budi Bowo Laksono mengatakan telah merespons laporan tersebut.