Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nurkholis Syafruddin, menilai penurunan rasio loan-to-deposit (LDR) perbankan menjadi 91,7 persen pada September 2026 dari 92,7 persen pada bulan sebelumnya belum mencerminkan perbaikan likuiditas yang struktural.

Di sisi lain, suku bunga deposito tenor satu bulan naik menjadi 5,3 persen, sedangkan tenor tiga bulan mencapai 5,9 persen.

“Kami melihat penurunan LDR ini sebagai kelonggaran sementara, bukan perbaikan likuiditas yang struktural. Kenaikan biaya dana juga mengindikasikan potensi tekanan margin ke depan,” kata Nurkholis.

Di tengah volatilitas pasar, Mirae Asset menekankan investor perlu mencermati arus dana asing, stabilitas rupiah, serta kemampuan bank mengelola likuiditas dan biaya pendanaan dalam menentukan strategi investasi.