Selain ketersediaan sampah, proses pengeringan menjadi salah satu tantangan. Pengeringan menggunakan matahari membutuhkan waktu beberapa hari, sedangkan mesin pengering berskala besar membutuhkan investasi tinggi.
Karena itu, mesin pengering menjadi salah satu dukungan teknologi yang diberikan melalui program ini.
Melalui model tersebut, IPB University mendorong terbentuknya ekosistem maggot yang menghubungkan pengelolaan sampah organik, produksi, pengolahan, dan pasar secara berkelanjutan.
"Model ini diharapkan dapat menjadi percontohan yang nantinya dikembangkan lebih luas," sebut Prof Nahrowi.