Selain itu, bantuan pendukung seperti mesin penjernih air turut dikirimkan. Alim mengatakan bantuan ini adalah hasil kerja sama dari alumni di bawah naungan ARM IPB, Persatuan Golf Alumni IPB, Yayasan Satu Umat, warga IPB seperti dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, serta masyarakat.
Ada tiga unit mesin penjernih air yang dikirimkan dan dua mesin reverse osmosis (RO). Adapun total bantuan untuk logistik tersebut senilai Rp 40 juta.
"Bantuan akan dikirim secara estafet melalui jalur yang memungkinkan, baik darat maupun udara, dengan target tiba di lokasi terdampak maksimal satu minggu," kata Alim.