Informasi terbaru mengenai kontak antara Washington dan Teheran itu muncul di tengah upaya diplomatik untuk mengakhiri perang, yang sejauh ini belum membuahkan kesepakatan yang langgeng dan justru mengalami kebuntuan beberapa waktu terakhir.

Pada Rabu (28/10), Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Aragchi mengatakan bahwa Iran sedang mendiskusikan sebuah rencana, dengan para mediator seperti Qatar dan Pakistan, untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

Teheran bersikeras agar Washington memenuhi tujuh syarat yang mereka tetapkan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Trump sebelumnya telah menolak persyaratan yang diajukan Iran pada September lalu.

Persyaratan yang dimaksud mencakup gencatan senjata di seluruh front di Timur Tengah, termasuk Lebanon, kemudian pencairan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri, penghapusan sanksi terhadap sektor minyak, dan diakhirinya blokade angkatan laut AS.