NADIKABAR.COM — Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengungkapkan bahwa Teheran telah mengajukan usulan terbaru kepada Amerika Serikat (AS) terkait konflik kedua negara.
Araghchi mengatakan bahwa dalam usulan terbaru itu, Teheran menawarkan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari, jika Washington memenuhi syarat-syarat tertentu yang mereka ajukan.
"Jika syarat-syarat tertentu dipenuhi, selat tersebut akan dibuka dalam waktu tujuh hari dan perundingan akan dimulai," ungkap Araghchi saat berbicara kepada berbagai media, termasuk New York Times (NYT) dan The Guardian, seperti dilansir AFP, Jumat (25/9/2026).
Hal itu diungkapkan Araghchi di sela-sela menghadiri Sidang Majelis Umum PBB yang digelar di New York, AS.
Belum ada tanggapan Gedung Putih atau pemerintahan Presiden AS Donald Trump atas pernyataan Menlu Iran tersebut.