"Jika musuh sekali lagi melancarkan serangan militer atau teroris, maka Angkatan Bersenjata Republik Islam dan bangsa Iran-lah yang akan menentukan waktu dan kondisi untuk mengakhiri serangan tersebut," tegas Khamenei dalam peringatannya yang dilaporkan media pemerintah Iran.

Secara terpisah, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Hossein Mohebbi, menegaskan kembali peringatan tertulis dari Mojtaba.

"Dalam konflik dengan Amerika, tidak ada batasan geografis, medan yang luas telah ditetapkan untuk menimbulkan kerugian bagi pihak musuh," tegasnya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, dalam pernyataannya, mengharapkan agar "pihak lain akan bertindak rasional dan memilih jalur diplomasi". Namun Araghchi juga menambahkan jika Teheran "tetap siap, baik untuk pertahanan maupun diplomasi".

Trump Sesumbar Bisa Hancurkan Fasilitas Nuklir Iran dalam 10 Menit