NADIKABAR.COM — Iran mengomentari hasil pemilu sela Amerika Serikat (AS), di mana Partai Republik yang menaungi Presiden Donald Trump kalah telak dari Partai Demokrat dan kehilangan kendali Kongres. Teheran menyebut hasil pemilu sela menunjukkan bahwa rakyat Amerika telah memilih untuk mengatakan "NO TO WAR" atau "TIDAK PADA PERANG".

Partai Demokrat merebut kendali penuh atas Kongres AS, yang terdiri atas DPR dan Senat, melalui kemenangan telak yang tak terduga. Keberhasilan Partai Demokrat dalam pemilu sela ini menjadi tamparan keras bagi Trump dan Partai Republik.

Hasil tersebut dinilai mencerminkan kemarahan mendalam terhadap meningkatnya biaya hidup, tarif, dan kebijakan Trump terhadap Iran, yang memicu lonjakan harga bahan bakar dan menambah ketidakpuasan publik AS kepadanya.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, seperti dilansir AFP, Rabu (4/11/2026), menilai hasil pemilu sela AS itu menunjukkan bahwa rakyat Amerika menegaskan sikap untuk menolak perang.