Dia memperingatkan Iran akan melancarkan kejutan militer jika diserang lebih dulu. Dia menegaskan Iran tidak memberi toleransi terhadap pelanggaran kedaulatan.

"Kami siap mempertahankan eksistensi, identitas, dan integritas wilayah negara kami tanpa batasan geografis apa pun," ujarnya.

Pernyataan Mohebbi ini muncul di tengah meningkatnya ancaman tindakan militer dari Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, serta laporan mengenai serangan 'skala kecil' yang dilakukan oleh militer AS yang menyasar Pulau Qeshm di Iran bagian selatan pada Sabtu dini hari.