NADIKABAR.COM — Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menilai Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi akan sulit bersikap independen jika terpilih sebagai sekretaris jenderal PBB.
"Dia mengatakan akan bertindak secara independen. Namun, jika melihat dari kerusakan yang ditimbulkan selama dia menjadi direktur jenderal IAEA, maka dia seharusnya tahu bahwa dia tidak bersikap demikian. Dia menyadari bahwa komunitas internasional mengharapkan dia bertindak secara independen jika dia ingin menjadi sekjen PBB. Tentu saja, menurut saya akan sulit baginya untuk menghentikan kebiasaan (berpihak) itu," kata Baghaei kepada para wartawan, Minggu (4/10), soal peran Grossi dalam inspeksi IAEA terhadap fasilitas nuklir Iran.
Sebelumnya, Grossi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti bahwa jika dipilih sebagai sekjen PBB, maka dia akan bertindak secara independen dan berpegang pada Piagam PBB.
Pada Juni lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyatakan Grossi gagal mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.
IAEA tidak dapat secara bersamaan melaporkan dampak serangan militer dan menuntut Iran menanggung biaya teknis dan politiknya. IAEA pun tetap bungkam mengenai pihak-pihak yang bertanggung jawab atas ketidakstabilan di kawasan tersebut, kata Gharibabadi.
Penerjemah: Uyu Septiyati Liman