Namun, semakin banyak kapal yang bersedia mengambil risiko dengan melintasi rute alternatif yang menyusuri pesisir selatan Selat Hormuz.
Secara terpisah, badan maritim Inggris, UKMTO, juga melaporkan pada Jumat (8/10) bahwa sebuah proyektil tak dikenal memicu kebakaran pada sebuah kapal yang berada dalam jarak 24 kilometer dari lepas pantai Al Jazeera Al Hamra, Uni Emirat Arab (UEA), sebelah barat daya Selat Hormuz
"Status awak kapal, penilaian kerusakan, dan dampak lingkungan saat ini belum diketahui. Otoritas terkait sedang melakukan penyelidikan," kata UKMTO dalam laporannya.
Perusahaan keamanan Inggris, Vanguard, juga melaporkan insiden di Selat Hormuz dan mengidentifikasi kapal itu sebagai kapal tanker minyak mentah berbendera Panama, GEM NO.2.