Pada Rabu, NBC News melaporkan dengan mengutip sejumlah sumber bahwa AS secara bertahap mengevakuasi personel militer dan diplomatiknya dari Timur Tengah.

Langkah tersebut disebut serupa dengan tindakan yang dilakukan AS sebelum perang terhadap Iran dimulai pada Februari. Ketika dimintai tanggapan mengenai laporan penarikan personel tersebut, Pentagon menolak berkomentar kepada RIA Novosti.

AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu serangan balasan dari Iran.