NADIKABAR.COM — Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) belum memenuhi tujuh syarat yang tercantum dalam perjanjian sementara pada Juni lalu. Syarat tersebut diajukan dalam sidang umum PBB.

Dikutip dari Reuters, Iran berjanji akan membuka kembali Selat Hormuz jika seluruh persyaratan dipenuhi. Bahkan Teheran menjamin akan memulihkan lalu lintas maritim secara normal dalam waktu tujuh hari.

"Posisi Republik Islam Iran sepenuhnya jelas dan tegas, dan Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai tujuh syarat kami, berdasarkan Nota Kesepahaman Islamabad, dipenuhi," kata Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, dikutip dari Reuters, Senin (5/10/2026).