Ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi sejak Washington dan Tel Aviv melancarkan serangan besar-besaran terhadap Teheran pada 28 Februari, yang memicu serangan pembalasan dari Iran terhadap aset-aset militer AS di seluruh kawasan tersebut.

Meskipun telah dilakukan berbagai upaya diplomatik dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara AS dan Iran pada Juni lalu, ketegangan terus berlanjut terkait pengaturan keamanan dan navigasi di Selat Hormuz, yang strategis bagi pasokan minyak dan gas global.