Trump memuji kemitraan keduanya dalam menghadapi Iran dan memperingatkan bahwa Washington mungkin harus menangani persoalan tersebut sendiri jika rakyat Israel memilih pemimpin lain.

“Jika Israel memiliki pemimpin yang salah, yakni siapa pun selain Bibi, Amerika harus menangani pekerjaan ini sendiri, dan saya tidak berniat melakukannya,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya, menggunakan nama panggilannya untuk Netanyahu.

Netanyahu telah memimpin pemerintahan Israel saat ini sejak akhir 2022. Pemerintahannya digambarkan sebagai pemerintahan paling sayap kanan dalam sejarah Israel.

Ia juga tengah menghadapi persidangan di dalam negeri atas sejumlah tuduhan korupsi yang dapat berujung pada hukuman penjara jika terbukti bersalah. Selain itu, sejak 2024, ia juga menjadi pihak yang dicari oleh Mahkamah Internasional terkait dugaan kejahatan perang di Gaza.