"Terakhir kali Anda ingin 'menyelesaikan tugas", Iran justru muncul dengan kekuatan yang lebih besar lagi. Ingin mencoba keberuntungan Anda sekali lagi? Silakan saja. Namun berhati-hatilah, kami pun memiliki urusan yang belum selesai," tegas Menlu Iran tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump menyatakan dukungan kepada Netanyahu menjelang pemilu Israel yang dijadwalkan pada 27 Oktober mendatang.
Trump memuji kemitraan AS dan Israel dalam menghadapi Iran, juga memperingatkan bahwa Washington mungkin harus turun tangan sendiri jika rakyat Israel memilih pemimpin lainnya.
"Jika Israel memiliki pemimpin yang salah, siapa pun selain Bibi, maka Amerika harus melakukan pekerjaan ini sendiri, dan saya berniat untuk melakukannya," kata Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social, menggunakan nama panggilan Netanyahu.