Melalui Irau yang melibatkan partisipasi aktif dari 11 etnis dan 15 paguyuban nusantara yang ada di Malinau, menurut dia, masyarakat dapat memperkuat persaudaraan, menjaga tradisi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah keberagaman.
Melalui pertunjukan seni dan budaya serta karnaval budaya, Irau juga menjadi momentum untuk mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar identitas budaya masyarakat Malinau tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan beragam pertunjukan budaya yang ditampilkan selama rangkaian Irau Malinau dan HUT ke-27 Kabupaten Malinau,” ujarnya.