Pendekatan tersebut menjadi salah satu ciri kepemimpinannya di Riau, seiring perhatian terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan, kerusakan ekosistem, serta perlindungan satwa.

Pada 2025, Polda Riau menggelar Green Policing Award untuk mendorong keterlibatan masyarakat dan Bhabinkamtibmas dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

Perhatian Herry terhadap konservasi juga terlihat saat memberikan nama Nona Seroja kepada anak gajah Sumatera betina yang lahir dari indukan bernama Ria di Camp Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, pada Juni 2026.

Nama tersebut diberikan setelah mendapat persetujuan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan dimaknai sebagai simbol kemurnian, ketahanan, keindahan, serta harapan bagi kelestarian gajah Sumatera.

Selain program lingkungan, Herry mengembangkan program JALUR atau Jelajah Riau untuk Rakyat yang menyasar masyarakat pesisir dan pedalaman melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, serta penyerapan aspirasi.

Program yang diluncurkan pada Juni 2025 tersebut memanfaatkan jalur perairan sebagai salah satu akses untuk menjangkau masyarakat.