Polda Riau juga mengembangkan RADAR atau Riau Damai Anti Cyber Crime untuk merespons laporan masyarakat di ruang digital sekaligus menghadapi kejahatan siber dan disinformasi.

Program lainnya ialah Tabung Harmoni Hijau yang dikembangkan sebagai wadah pelatihan pertanian modern dan kewirausahaan guna mendukung kemandirian ekonomi serta ketahanan pangan.

Pada Agustus 2026, Herry meluncurkan Ekspedisi Merah Putih Presisi bersama Pemerintah Provinsi Riau sebagai upaya menghadirkan pelayanan dan kehadiran negara hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Riau.

Program tersebut mencakup misi kemanusiaan dan berbagai kegiatan sosial di sejumlah wilayah terluar.

Dalam menjalankan tugas sebagai Kapolda Riau, Herry juga membawa filosofi β€œMelindungi Tuah, Menjaga Marwah” yang dikaitkan dengan kearifan Melayu Riau dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan pengangkatan tersebut, Herry selanjutnya mengemban tugas sebagai Kabaharkam Polri, sementara tongkat kepemimpinan Polda Riau beralih kepada Arman Achdiat.