NADIKABAR.COM — media Israel melaporkan bahwa serangan militer Tel Aviv gagal menewaskan tokoh senior kelompok Hamas, Ali al-Amoudi, yang disebut sebagai pemimpin sayap politik kelompok itu di Jalur Gaza.

Laporan Radio Militer Israel, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (5/10/2026), menyebutkan bahwa hasil penilaian militer Israel mengindikasikan upaya pembunuhan terhadap Al-Amoudi melalui serangan udara di Kota Gaza kemungkinan besar gagal.

"Penilaian mengarah pada kesimpulan bahwa upaya pembunuhan terhadap Ali al-Amoudi, seorang pemimpin terkemuka di sayap politik Hamas di Gaza, tadi malam telah gagal," sebut Radio Militer Israel dalam laporan pada Sabtu (3/10).

Media Israel lainnya, Channel 12, melaporkan bahwa masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti, namun Israel kesulitan mendapatkan konfirmasi keberhasilan upaya pembunuhan tersebut meskipun beberapa jam telah berlalu sejak serangan dilancarkan.

Televisi publik Israel, KAN, sebelumnya menyebutkan bahwa militer Israel berupaya membunuh Al-Amoudi dalam serangan yang dilancarkan pada malam hari antara Jumat (2/10) dan Sabtu (3/10).

Laporan KAN menggambarkan Al-Amoud sebagai pemimpin de-factor Hamas di Jalur Gaza dan kandidat utama untuk memimpin kelompok tersebut secara resmi di wilayah tersebut dalam pemilihan internal rahasia yang diperkirakan akan berlangsung segera.

KAN menyebutkan bahwa laporan dari Gaza mengindikasikan sedikitnya lima orang tewas akibat serangan Israel tersebut, namun nama Al-Amoudi tidak tercantum dalam daftar korban jiwa. Nasibnya masih belum diketahui secara pasti.

Menurut sumber medis di Gaza, sedikitnya lima warga Palestina, termasuk empat wanita, tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sebuah apartemen di bagian barat wilayah tersebut pada Sabtu (3/10) dini hari. Terdapat dua warga Palestina beragama Kristen di antara korban tewas tersebut.

Sumber media itu mengidentifikasi kelima korban tewas sebagai Maysa Abu Daoud (55) dan putrinya, Maria Abu Daoud (36), kemudian Yasmin al Boubou (48), Halloum al-Boubou (23), serta Bilal Ali Ouda (20).