NADIKABAR.COM — Militer Israel menyatakan akan menggelar latihan militer berskala besar mulai hari Senin (7/9) waktu setempat. Disebutkan oleh Tel Aviv bahwa latihan militer itu akan menyimulasikan skenario serangan mendadak.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (7/9/2026), militer Israel menyebut bahwa latihan militer skala bear itu akan digelar di kota Eliat, tepi Laut Merah, dan di Lembah Arava di sepanjang perbatasan Yordania.

Disebutkan oleh militer Israel bahwa latihan tersebut akan dipimpin oleh Divisi ke-80, salah satu divisi dalam Komando Selatan Angkatan Bersenjata Israel (IDF).

Militer Israel menambahkan bahwa peningkatan pergerakan pasukan keamanan, pesawat, dan kapal angkatan laut akan terlihat di wilayah tersebut mulai Minggu (6/9) waktu setempat.

Dalam latihan militer tersebut, menurut militer Israel dalam pernyataannya, pasukan akan berlatih menghadapi "berbagai skenario", termasuk serangan mendadak dan penyusupan ke wilayah Israel melalui jalur udara, laut, dan darat.

Tidak dijelaskan lebih lanjut soal berapa lama latihan militer itu akan berlangsung. Hanya disebutkan oleh militer Israel bahwa aktivitas tersebut akan dilaksanakan "selama beberapa hari ke depan".

Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan bahwa latihan itu bertujuan menguji pertahanan di area permukiman Israel yang terletak di dekat perbatasan Yordania dan wilayah Eliat, meningkatkan kesiapan pasukan, dan memanfaatkan kemampuan udara dan laut untuk memperkuat pertahanan wilayah tersebut.

Militer Israel juga menyebut bahwa latihan ini merupakan bagian dari "proses berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan dan kompetensi, serta meninjau pelajaran yang diperoleh dari berbagai insiden pertempuran dan keamanan dalam beberapa tahun terakhir".

Latihan ini digelar sepekan setelah militer Israel menggelar latihan di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki, yang menurut Tel Aviv, bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi "serangan mendadak dan kompleks".

Peringatan mengenai kemungkinan penyusupan di perbatasan timur Israel telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya pada Juni lalu, ketika sejumlah sumber militer Israel menyatakan bahwa upaya penyusupan melalui jalur laut ke kawasan hotel di Eliat berhasil digagalkan.

Menurut televisi swasta Israel, Channel 15, pada saat itu, Angkatan Laut mendeteksi seseorang yang mengendarai jet ski sedang mendekati kawasan hotel dari arah perbatasan Yordania. Pasukan Israel melepas tembakan peringatan dan kemudian menembaki orang tersebut setelah dia tidak berhenti, sebelum akhirnya individu itu kembali ke arah asalnya.

Yordania tidak memberikan komentar terkait pengumuman latihan militer Israel tersebut.