NADIKABAR.COM — Startup AI Anthropic mengungkap pengajuan penawaran saham perdana (IPO) menjelang apa yang diperkirakan menjadi salah satu debut saham terbesar dalam sejarah.
Penawaran tersebut, diperkirakan digelar pertengahan November, dapat memberi valuasi pada pengembang Claude tersebut di angka lebih dari USD 2 triliun. Angka itu dapat melampaui pemegang rekor saat ini, SpaceX, yang meraup USD 75 miliar dalam IPO bulan Juni dengan valuasi USD 2,1 triliun.
Dokumen pengajuan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menunjukkan Anthropic, seperti perusahaan AI lainnya, menggelontorkan uang dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk layanan cloud demi menjalankan model-model AI.
Perusahaan ini berencana membelanjakan setidaknya USD 110 miliar ke Amazon untuk layanan cloud hingga 2036 dan USD 120 miliar ke SpaceX hingga 2029. Anthropic juga berencana menggelontorkan USD 115 miliar pada Google dan USD 45 miliar kepada Microsoft hingga 2033, untuk infrastruktur komputasi.
Dikutip NadiKabar dari NBC, pengajuan itu menyebutkan bahwa perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 1.368% secara tahunan untuk tiga bulan yang berakhir 30 Juni 2026.