Meskipun demikian, Anthropic berencana terus 'membakar' modal. "Kami memperkirakan biaya kami akan meningkat seiring berjalannya waktu dan kerugian kami akan terus berlanjut karena kami berencana menginvestasikan sumber daya signifikan untuk mengembangkan bisnis dan beroperasi sebagai perusahaan publik," tulisnya.

Ekonom terkemuka Wall Street memperingatkan AI belum memberi keuntungan luas bagi perekonomian. "Meski ada investasi besar-besaran dan sensasi meluas seputar AI, teknologi ini belum memberi hasil finansial apa pun bagi perusahaan Amerika di luar sektor teknologi," ujar Torsten Slok, dari Apollo Global Management.

Meski begitu, perusahaan-perusahaan AI terbesar terus menggalang dana masif untuk proyeknya. Meta Platforms mengumumkan penawaran saham hingga USD 95 miliar, sementara SpaceX mengamankan pendanaan USD 40 miliar untuk membeli GPU Nvidia.

Sebagai bagian dari penawaran saham, perusahaan diminta menguraikan risiko dan ketidakpastian yang dihadapi. Beberapa faktor risiko yang diuraikan Anthropic meliputi keamanan, infrastruktur komputasi andal, dan lanskap regulasi global yang terus berkembang.

Beberapa potensi risiko tersebut terwujud baru-baru ini, seiring perusahaan-perusahaan AI menghadapi pengawasan ketat atas serangkaian insiden di mana model dan agen mereka meretas situs serta layanan pemerintah dan swasta.