NADIKABAR.COM — Tentara Israel melanjutkan operasi militer dan serangan ke Hebron, di wilayah selatan Tepi Barat yang diduduki, selama delapan hari berturut-turut hingga Jumat.

Pasukan Israel melakukan penggerebekan dan memperketat pembatasan pergerakan di kota tersebut, menurut sumber-sumber lokal kepada Anadolu.

Menurut sumber tersebut, pasukan Israel menggerebek kawasan Jilada dan Ain Deir Baha dengan mengerahkan sejumlah besar tentara dan kendaraan militer. Militer itu juga memaksa puluhan warga Palestina di kawasan Ain Deir Baha meninggalkan rumah mereka.

Perkembangan terbaru ini terjadi setelah militer Israel melancarkan operasi militernya pada 23 Oktober, menyusul insiden penembakan yang menewaskan dua tentara Israel di kawasan Farsh al-Hawa, pintu masuk barat laut Kota Hebron.

Militer Israel kemudian menewaskan dua warga Palestina yang diduga terlibat dalam penembakan dan memperketat pembatasan di kota itu.

Lebih lanjut, sumber-sumber lokal menambahkan bahwa militer Israel mendatangkan bala bantuan ke sekitar rumah Ahmad dan Hamouda al-Ja’ba, dua orang yang dituduh melakukan penembakan terhadap tentara Israel di Farsh al-Hawa.